Yeni's Blog

just for fun *plaaak :D

Cerpen keduaku.. *Bantal Kepala dan Keiriannya pada Bantal Guling* 18 Oktober 2010

Filed under: ocehan gaje XD — beehyeni @ 9:00 PM
Tags: , ,

Yakks… Inilah dia cerpen singkat kedua ku !!!

Haha,senang sekali rasanya sudah selesai, tapi tujuan utamanya bukan itu sih, ini dalam rangka tugas bahasa inggris membuat cerita naratif. Tapi yasudahlah, toh ini juga cerpen buatanku sendiri..

Selamat membaca…..😀

Bantal Kepala dan Keiriannya pada Bantal Guling

Luna adalah seorang gadis berumur 15 tahun. Dia sangat sibuk dengan sekolahnya dan pulang ke rumah di sore hari. Sesampainya di rumah, dia langsung masuk ke kamarnya. Dia banyak menghabiskan waktu di kamarnya yang tidak terlalu besar itu, sambil tiduran di atas sebuah kasur besar dengan satu selimut dan dua buah bantal. Bantal kepala dan bantal guling.

Di suatu siang, saat Luna masih di sekolahnya, Toki si bantal berdiam diri dengan wajah sedih. Kedua temannya yang lain yaitu Lily si Selimut dan Yuki si Guling merasa heran dengan sikap Toki. Akhirnya Yuki memberanikan diri bertanya pada Toki.

“Hei Toki, ada apa? Kenapa wajahmu sedih begitu?

Toki diam saja. Dia tidak mau menjawab pertanyaan dari Yuki.

“Toki, ada apa? maukah kau menceritakan masalahmu pada kami?” Tanya Lily.

Awalnya Toki tetap diam, namun setelah di bujuk Lily dia mau cerita juga.

“Aku merasa iri pada Yuki. Luna lebih menyayanginya daripada aku. Luna selalu memeluknya dan tidak pernah memelukku. Buktinya ketika dia tidur, ketika dia senang, sedih, marah, menangis, dia selalu memeluk Yuki. Aku membencimu Yuki!!” teriak Toki.

Yuki sangat kaget. Dia merasa sedih atas ucapan Toki barusan. Rasanya dia ingin menangis mendengar bahwa temannya membenci dirinya. Namun dia tidak ingin menangis di depan Toki. Karena itu dia segera pergi menjauh meninggalkan Toki dan Lily.

Lily merasa sedih juga, dia bertanya pada Toki. “Toki, kau membenci Yuki, temanmu sendiri hanya karena Luna sering memeluknya?”

“Ya!”

“Dengarkan aku, tugas Toki sebagai bantal guling adalah untuk dipeluk oleh majikannya, yaitu Luna. Dia begitu lembut dan ukurannya pas untuk dipeluk. Dan memang tujuan dia diciptakan adalah untuk dipeluk. Kau tidak boleh iri padanya karena kalian berbeda.

“Tapi, kenapa aku tidak dipeluk?” Tanya Toki.

“Kau tahu, Luna memiliki banyak masalah dengan temannya. Belum lagi tugas dari sekolahnya yang sangat banyak. Terkadang dia menangis di malam hari saat tugas nya itu belum selesai juga. Nah, tugasmu adalah menjadi senyaman mungkin. Saat dia sedang marah dan kesal, dia berbaring di atas mu. Kau yang lembut membuatnya merasa nyaman. Membuat kepala yang menampung semua beban itu menjadi ringan. Membuat rasa marah dan kesalnya hilang. ketika dia sedih dan menangis, dia berbaring di atasmu. dengan begitu, membuatnya tenang, membuatnya merasa nyaman dan membuatnya tersenyum lagi. kita semua berbeda-beda, dan mempunyai tugas yang berbeda pula. kau, sebagai bantal kepala, tugas mu sangat penting. dan sangat berguna bagi luna. karena itu janganlah iri pada yang lain. kalau luna tidak menyukaimu, mungkin sekarang kau sudah berada di tong sampah.

Toki mencerna satu-persatu kata dari Lily. Ternyata Lily benar juga! aku saja yang terlalu egois dan melupakan hal terpentingnya!

Toki menyesali perbuatannya. sesungguhnya iri itu sangat percuma. dia juga menyesal telah berkata kasar pada temannya Yuki. akhirnya dia pun mencari Yuki dan meminta maaf padanya. Yuki senang sekali dan memaafkan Toki. akhirnya mereka semua berteman kembali. Luna pasti beruntung sekali karena memiliki bantal-bantal dan selimut yang sangat menyayanginya.

 

Yaaks…sekian dulu cerpen gaje ku ini…

semoga bermanfaat dan dapat diambil hikmahnya! Nyahahaha… 😀

Kalau suka di like, atau komen yaah, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan…

arigarou !!!

 

One Response to “Cerpen keduaku.. *Bantal Kepala dan Keiriannya pada Bantal Guling*”

  1. […] Sebenarnya ini cerpen ke tiga ku, setelah Bantal Kepala dan Keiriannya pada Bantal Guling, […]


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s